<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875</id><updated>2012-02-16T13:52:06.642+07:00</updated><title type='text'>Teknik Informatika</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-602361602072235945</id><published>2010-02-05T11:13:00.003+07:00</published><updated>2010-02-05T11:56:20.304+07:00</updated><title type='text'>Membangun Etika Untuk Membangun Keamanan System</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang yang kurang menyadari pentingnya menjaga keamanan sistem. Padahal seperti kita tau dengan adanya sistem keamanan membantu kita mengamankan suatu informasi atau data penting yang tidak sembarangan orang boleh mengaksesnya. Percuma bila kita memiliki sistem keamanan yang sangatlah canggih bila kita sendiripun tidak dapat menggunakan atau menggunakan tetapi tidak secara maksimal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang mengeluh mereka telah menjaga keamanan datanya tetapi tetap saja data tersebut dibobol atau telah dicuri. Disinilah pangkal permasalahan tersebut. Para pengguna menjadi tidak percaya dengan sistem keamanan sehingga berpikiran untuk apa cape-cape memproteksi data yang lain saja menggunakan sistem keamanan bisa bisa di bobol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sinilah Etika dalam membangun keamanan sistem dibutuhkan. Etika tersebut bukan hanya di peruntukan pengguna sistem keamanan tetapi juga untuk para pencuri data yang secara sengaja atau tidak sengaja. Memang membangun etika tersebut tidaklah mudah, tetapi etika tersebut harus dibangun agar tidak ada orang yang merasa dirugikan lagi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-602361602072235945?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/602361602072235945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/membangun-etika-untuk-membangun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/602361602072235945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/602361602072235945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/membangun-etika-untuk-membangun.html' title='Membangun Etika Untuk Membangun Keamanan System'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-5499899480073070854</id><published>2010-02-05T10:53:00.004+07:00</published><updated>2010-02-05T11:12:35.726+07:00</updated><title type='text'>Informasi Yang dibutuhkan Eksekutif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Informasi yang dibutuhkan seorang eksekutif adalah data yang diurai secara selektif, divisualisasikan dengan jelas dan bermakna, dikelompokkan data mana yang penting dan tidak penting. karena perlu untuk kita ingat. Seorang Eksekutif adalah orang yang super sibuk yang menghadapi masalah kompleks dan tidak seperti yang bawahan hadapi. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-5499899480073070854?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/5499899480073070854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/informasi-yang-dibutuhkan-eksekutif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/5499899480073070854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/5499899480073070854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/informasi-yang-dibutuhkan-eksekutif.html' title='Informasi Yang dibutuhkan Eksekutif'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-6638557129330099136</id><published>2010-02-05T10:44:00.002+07:00</published><updated>2010-02-05T10:53:00.332+07:00</updated><title type='text'>Perbedaan B2B Dengan B2C</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah B2B "business-to-business" pada awalnya diciptakan untuk menggambarkan komunikasi elektronik antara bisnis atau perusahaan dalam rangka untuk membedakannya dari komunikasi antara perusahaan dan konsumen (B2C). Hal ini secara luas digunakan untuk menjelaskan seluruh produk dan layanan yang digunakan oleh perusahaan. Banyak lembaga-lembaga profesional dan publikasi perdagangan lebih berfokus pada B2C daripada B2B, meskipun kebanyakan penjualan dan pemasaran personil di sektor B2B.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Volume transaksi B2B jauh lebih tinggi dibandingkan volume transaksi B2C. Alasan utama untuk ini adalah bahwa pada umumnya rantai suplai akan ada banyak transaksi yang melibatkan B2B subkomponen atau bahan baku, dan hanya satu transaksi B2C, khususnya penjualan produk jadi ke konsumen akhir. Sebagai contoh, sebuah produsen mobil membuat beberapa transaksi B2B seperti membeli ban, kaca untuk kaca jendela, dan selang karet untuk kendaraan. Transaksi terakhir, kendaraan yang sudah selesai dijual ke konsumen, adalah satu (B2C) transaksi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-6638557129330099136?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/6638557129330099136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/perbedaan-b2b-dengan-b2c.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/6638557129330099136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/6638557129330099136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/perbedaan-b2b-dengan-b2c.html' title='Perbedaan B2B Dengan B2C'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-6250876719900307223</id><published>2010-02-05T10:42:00.000+07:00</published><updated>2010-02-05T10:43:38.255+07:00</updated><title type='text'>Mengolah Data Menjadi Informasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam olah data baik secara manual maupun dengan komputerisasi terdiri dari tiga tahapan dasar yaitu input, proses, output. Dan tiga tahapan dasar tersebut dapat dikembangkan menjadi :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Orginating-Recording (Pencatatan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahapan ini berhubungan dengan proses pengumpulan data yang biasanya merupakan proses pencatatan (recording) data ke dokumen dasar atau formulir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Classifiying (Klasifikasi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahapan ini memberikan identitas atau pengklasifikasian dalam data yang akan diolah, apakah identifikasi tersebut dilakukan untuk satu kelompok atau beberapa kelompok dari data yang nantinya merupakan karakteristik dari data yang bersangkutan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c. Sorting (Penyusunan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah data–data yang akan diolah diberikan identifikasi seperti diatas, maka data tersebut mungkin perlu diatur atau disusun sedemikian rupa, contohnya urutkan menurut kode klasifikasinya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;d. Calculating (Perhitungan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini data dimanipulasi seperti pelaksanaan perhitungan– perhitungan atau disebut Calculating&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;e. Summarizing (Penyusunan Laporan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk memungkinkan dilakukan analisa terhadap data atau informasi yang dihasilkan, diperlukan penyimpulan atau pembuatan rekapitulasi laporan sesuai dengan keinginan pemakai informasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;f. Storing (Penyimpanan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Storing atau penyimpanan data dan informasi yang sejenis ke dalam file untuk referensi dimasa yang akan datang perlu dilakukan. Dan media penyimpanan ada beberapa macam, disesuaikan dengan metode dan peralatan yang dipakai dalam sistem pengolahan data, seperti disk, kartu, dokumen&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;g. Retrieving (Pencarian)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam file yang disimpan, pencarian data atau retrieving biasa digunakan dengan cara penyimpanannya, terutama jika pengolahan datanya menggunakan komputer&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;h. Communicating (Komunikasi )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam proses olah data menjadi informasi, sampai informasi tersebut dipakai oleh user. Diperlukan suatu komunikasi sehinnga mempermudah proses pengolahan data menjadi informasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;i. Reproducing (Penggandaan )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk pengamanan apabila data hilang atau rusak, juga untuk keperluan perusahaan lainnya bisa dilakukan dengan penggandaan dengan menggunakan mesin photocopy, disk, magnetic tape&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-6250876719900307223?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/6250876719900307223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/mengolah-data-menjadi-informasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/6250876719900307223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/6250876719900307223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2010/02/mengolah-data-menjadi-informasi.html' title='Mengolah Data Menjadi Informasi'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-613956721552952929</id><published>2009-11-06T08:57:00.002+07:00</published><updated>2009-11-06T09:11:11.330+07:00</updated><title type='text'>Apa Itu Data  dan Apa Itu Informasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Data&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Data adalah bagian paling dasar/kecil dari karya manusia. Data bersifat kaku. Merupakan representasi dari fakta yang ditemukan dalam aktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt;Misal: uang dito hari ini = Rp. 350.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Informasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Informasi adalah hasil pengolahan dari data yang dapat memberikan gambaran lebih jelas terhadap sesuatu. Informasi bersifat dinamis. Semua orang memiliki tanggapan yang berbeda-beda pada suatu informasi.&lt;br /&gt;Misal: kondisi keuangan dito dalam seminggu meningkat sebanyak 480% padahal minggu yang lalu dia mengalami defisit sebesar 24%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://eddynurmanto.unpad.ac.id/?p=26&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-613956721552952929?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/613956721552952929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/11/apa-itu-data-dan-apa-itu-informasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/613956721552952929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/613956721552952929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/11/apa-itu-data-dan-apa-itu-informasi.html' title='Apa Itu Data  dan Apa Itu Informasi'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-4416824860901780062</id><published>2009-11-06T08:06:00.006+07:00</published><updated>2009-11-06T08:56:58.935+07:00</updated><title type='text'>Perbandingan Metodologi Waterfall dan RAD</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Model Waterfall&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nama model ini sebenarnya adalah “Linear Sequential Model”. Model ini sering disebut dengan “classic life cycle” atau model waterfall. Model ini adalah model yang muncul pertama kali yaitu sekitar tahun 1970 sehingga sering dianggap kuno, tetapi merupakan model yang paling banyak dipakai didalam Software Engineering (SE). Model ini melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain, coding, testing / verification, dan maintenance. Disebut dengan waterfall karena tahap demi tahap yang dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. Sebagai contoh tahap desain harus menunggu selesainya tahap sebelumnya yaitu tahap requirement. Secara umum tahapan pada model waterfall dapat dilihat pada gambar berikut :&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400798691391001426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 160px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/SvN9y4_BU1I/AAAAAAAAABg/pGAtw0gpjgc/s320/Waterfall.gif" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Gambar di atas adalah tahapan umum dari model proses ini. Akan tetapi Roger S. Pressman memecah model ini menjadi 6 tahapan meskipun secara garis besar sama dengan tahapan-tahapan model waterfall pada umumnya. Berikut adalah penjelasan dari tahap-tahap yang dilakukan di dalam model ini menurut Pressman:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;System / Information Engineering and Modeling.&lt;/strong&gt; Permodelan ini diawali dengan mencari kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen yang lain seperti hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan Project Definition.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Software Requirements Analysis.&lt;/strong&gt; Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka para software engineer harus mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang dibutuhkan, user interface, dsb. Dari 2 aktivitas tersebut (pencarian kebutuhan sistem dan software) harus didokumentasikan dan ditunjukkan kepada pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Design.&lt;/strong&gt; Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya. Seperti 2 aktivitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari software.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Coding.&lt;/strong&gt; Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Testing / Verification.&lt;/strong&gt; Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Maintenance.&lt;/strong&gt; Pemeliharaan suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut. Pengembangan diperlukan ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau perangkat lainnya.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kekurangan model Waterfall adalah:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika problem muncul, maka proses berhenti, karena tidak dapat menuju ke tahapan selanjutnya. Bahkan jika kemungkinan problem tersebut muncul akibat kesalahan dari tahapan sebelumnya, maka proses harus membenahi tahapan sebelumnya agar problem ini tidak muncul. Hal-hal seperti ini yang dapat membuang waktu pengerjaan SE.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena pendekatannya secara sequential, maka setiap tahap harus menunggu hasil dari tahap sebelumnya. Hal itu tentu membuang waktu yang cukup lama, artinya bagian lain tidak dapat mengerjakan hal lain selain hanya menunggu hasil dari tahap sebelumnya. Oleh karena itu, seringkali model ini berlangsung lama pengerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada setiap tahap proses tentunya dipekerjakan sesuai spesialisasinya masing-masing. Oleh karena itu, ketika tahap tersebut sudah tidak dikerjakan, maka sumber dayanya juga tidak terpakai lagi. Oleh karena itu, seringkali pada model proses ini dibutuhkan seseorang yang “multi-skilled”, sehingga minimal dapat membantu pengerjaan untuk tahapan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Model RAD&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Rapid Aplication Development (RAD) adalah sebuah model proses perkembangan software sekuensial linier yang menekankan siklus perkembangan yang sangat pendek. Model RAD ini merupakan sebuah adaptasi “kecepatan tinggi” dari model sekuensial linier di mana perkembangan cepat dicapai dengan menggunakan pendekatan kontruksi berbasis komponen. Jika kebutuhan dipahami dengan baik, proses RAD memungkinkan tim pengembangan menciptakan “sistem fungsional yang utuh” dalam periode waktu yang sangat pendek (kira-kira 60 sampai 90 hari). Karena dipakai terutama pada aplikasi sistem konstruksi, pendekatan RAD melingkupi fase – fase sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Business modeling. Aliran informasi di antara fungsi – fungsi bisnis dimodelkan dengan suatu cara untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan berikut : informasi apa yang mengendalikan proses bisnis? Informasi apa yang di munculkan? Siapa yang memunculkanya? Ke mana informasi itu pergi? Siapa yang memprosesnya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Data modeling. Aliran informasi yang didefinisikan sebagai bagian dari fase business modelling disaring ke dalam serangkaian objek data yang dibutuhkan untuk menopang bisnis tersebut. Karakteristik (disebut atribut) masing – masing objek diidentifikasi dan hubungan antara objek – objek tersebut didefinisikan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Proses modeling. Aliran informasi yang didefinisikan di dalam fase data modeling ditransformasikan untuk mencapai aliran informasi yang perlu bagi implementasi sebuah fungsi bisnis. Gambaran pemrosesan diciptakan untuk menambah, memodifikasi, menghapus, atau mendapatkan kembali sebuah objek data.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Application Generation. RAD mengasumsikan pemakaian teknik generasi ke empat. Selain menciptakan perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman generasi ketiga yang konvensional, RAD lebih banyak memproses kerja untuk memkai lagi komponen program yang ada ( pada saat memungkinkan) atau menciptakan komponen yang bisa dipakai lagi (bila perlu). Pada semua kasus, alat – alat bantu otomatis dipakai untuk memfasilitasi konstruksi perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Testing and turnover.Karena proses RAD menekankan pada pemakaian kembali, banyak komponen program telah diuji. Hal ini mengurangi keseluruhan waktu pengujian. Tetapi komponen baru harus di uji dan semua interface harus dilatih secara penuh.&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400801487822980242" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 255px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/SvOAVqgXBJI/AAAAAAAAABo/MO3UHFkXVng/s320/RAD.gif" border="0" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kekurangan model RAD adalah:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi proyek yang besar tetapi berskala, RAD memerlukan sumber daya manusia yang memadai untuk menciptakan jumlah tim RAD yang baik.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;RAD menuntut pengembangan dan pelanggan memiliki komitmen di dalam aktivitas rapid-fire yang diperlukan untuk melengkapi sebuah sistem, di dalam kerangka waktu yang sangat diperpendek. Jika komitmen tersebut tidak ada, proyek RAD akan gagal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-4416824860901780062?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/4416824860901780062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/11/perbandingan-metodologi-waterfall-rad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/4416824860901780062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/4416824860901780062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/11/perbandingan-metodologi-waterfall-rad.html' title='Perbandingan Metodologi Waterfall dan RAD'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/SvN9y4_BU1I/AAAAAAAAABg/pGAtw0gpjgc/s72-c/Waterfall.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-5441984478590834785</id><published>2009-10-16T08:48:00.002+07:00</published><updated>2009-10-16T09:27:48.078+07:00</updated><title type='text'>Imajinasi Teknologi Komputer di Masa Depan</title><content type='html'>Di zaman sekarang ini, teknologi semakin berkembang dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;Perkembangan tersebut mencakup Hardware dan Software. Perkembangan Hardware cukup terlihat dari media penyimpanan yang semakin besar dengan ukuran yang semakin kecil, kapasitas memory yang semakin meningkat, Prosesor yang semakin canggih sehingga dapat mengelolah data dengan cepat, dan alat penyimpanan data external yang dulunya menggunakan floppy disk bealih menjadi USB Flash drive yang biasa kita sebut Flash disk. Perkembangan Software juga tidak kalah dengan perkembangan Hardware, dengan berjamurnya software-software yang semakin memudahkan perkerjaan kita bahkan ada beberapa software yang di pasarkan secara gratisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lihat dari perkembangan teknologi komputer dari zaman dahulu hingga sekarang, mungkin saja komputer-komputer di masa depan akan berkembang melebihi yang kita bayangkan selama ini. Seperti komputer DNA yang mempunyai keunggulan dapat melakukan perhitungan jauh lebih cepat karena semua prosesnya dilakukan secara paralel (bersamaan) dan ukuran molekul DNA yang sangat kecil. Bayangkan 1 gram DNA yang sudah dikeringkan memiliki kapasitas menyimpan informasi dalam jumlah yang sama dengan 1 trilyun CD (Compact Disc). Padahal 1 gram DNA kering itu ukurannya hanya sebesar butiran gula pasir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imajinasi saya terhadap teknologi komputer di masa depan adalah komputer akan menjadi sangat mini sehingga kita dapat menbawa ke mana-mana semudah kita membawa Hp atau Flash disk. Dan komputer tersebut sudah tidak membutuhkan LCD untuk menampilkan tampilan melainkan menggunakan proyektor hologram yang sudah disematkan di dalam komputer tersebut sehingga kita tidak hanya akan dapat melihat tampilan 2 dimensi saja tetapi kita juga akan dapat melihat tampilan 3 dimensi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-5441984478590834785?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/5441984478590834785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/10/imajinasi-teknologi-komputer-di-masa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/5441984478590834785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/5441984478590834785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/10/imajinasi-teknologi-komputer-di-masa.html' title='Imajinasi Teknologi Komputer di Masa Depan'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-1934372626671964020</id><published>2009-10-16T08:26:00.002+07:00</published><updated>2009-10-16T08:47:52.279+07:00</updated><title type='text'>Klafiksi SI Berdasarkan Fungsionalitas Bisnis</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Istilah sistem dapat kita defenisikan sebagai kumpulan dari sejumlah elemen-elemen penyusun sistem yang terkait dan terintegrasi satu sama lain, yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem yang dimaksudkan di sini, bukanlah merupakan sistem yang hanya terdiri atas satu modul tunggal saja. Sistem umumnya tersusun atas sejumlah sistem-sistem atau modul-modul yang lebih kecil, yang kita kenal dengan sebutan subsistem. Contohnya, sistem informasi perusahaan, terdiri atas beberapa subsistem seperti, sistem informasi akuntansi, sistem informasi pemasaran, sistem informasi personalia, dan sistem informasi produksi. Subsistem-subsistem yang menyusun sebuah sistem, memiliki batasannya masing-masing, namun tetap saling berinteraksi untuk mencapai satu tujuan yang sama. Interaksi yang menghubungkan antar subsistem yang satu dengan subsistem yang lain disebut antarmuka subsistem (interface) atau penghubung sistem.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Informasi dapat diartikan sebagai suatu bentuk yang lebih berarti dan memiliki nilai, hasil dari pengolahan data melalui suatu proses tertentu. Data merupakan bahan mentah yang siap diolah menjadi informasi. Jadi, sistem informasi dapat kita artikan sebagai kumpulan dari pada sejumlah elemen-elemen yang siap untuk menerima data sebagai bahan mentah sistem, mengolah atau memproses data tersebut sedemikian rupa untuk nantinya menghasilkan informasi dan pengetahuan (knowledge) bagi pengguna sistem informasi tersebut. Sejumlah elemen-elemen, yang dimaksudkan di atas, yang terdapat dalam sistem, tentu saja saling terintegrasi satu dengan yang lainnya, dan masing-masing elemen memberikan manfaat tersendiri bagi tercapainya tujuan sistem informasi yang kita bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa elemen yang membentuk atau menyusun sebuah sistem, yaitu :&lt;br /&gt;a. tujuan&lt;br /&gt;b. masukan&lt;br /&gt;c. keluaran&lt;br /&gt;d. proses&lt;br /&gt;e. mekanisme pengendalian&lt;br /&gt;f. umpan balik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua elemen-elemen yang tersebut di atas nantinya akan terkait satu sama lain, menyusun sebuah sistem, yang akan berinteraksi dengan lingkungan dan memiliki batas tertentu, yang disebut sebagai batas sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem informasi fungsional yaitu sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi bagi kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam sebuah perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sistem informasi menurut area fungsional yang umum digunakan dalam Bisnis adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem Informasi Akuntansi&lt;br /&gt;Sistem informasi akuntansi (Accounting Information System) merupakan sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi (departemen/bagian akuntansi). Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan. Sistem informasi ini merupakan sistem informasi yang paling banyak digunakan dalam bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sistem Informasi Keuangan&lt;br /&gt;&lt;a name="16"&gt;&lt;/a&gt;Sistem informasi keuangan (Finance Information System) yaitu system informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan (departemen/bagian keuangan) yang menyangkut keuangan suatu perusahaan. Misalnya, berupa ringkasan arus kas (cash flow) dan informasi pembayaran. Sistem informasi ini digunakan oleh manajer yang berguna dalam pengambilan keputusan menyangkut persoalan keuangan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan dalam perusahaan. Sistem ini berdasarkan pada data internal dan juga sumber eksternal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sistem Informasi Manufaktur&lt;br /&gt;Sistem informasi manufaktur (Manufacturing/Production Information System) yaitu sistem informasi yang bekerjasama dengan sistem informasi lain yang mendukung manajemen perusahaan (baik dalam hal perencanaan maupun pengendalian) dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Misalnya berupa bahan mentah, profil vendor baru, dan jadwal produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sistem Informasi Pemasaran&lt;br /&gt;Sistem informasi pemasaran (Marketing Information System atau MKIS) yaitu system informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran. Misalnya berupa ringkasan penjualan.&lt;br /&gt;Sistem ini mendukung keputusan yang berkaitan dengan pembauran pemasaran (marketing mix) yang mencakup:&lt;br /&gt;a. Produk (barang atau jasa) yang perlu ditawarkan.&lt;br /&gt;b. Tempat yang menjadi sasaran pemasaran.&lt;br /&gt;c. Promosi yang perlu dilakukan. d. Harga produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia&lt;br /&gt;Sistem informasi sumber daya manusia (Human Resource Information System atau HRIS) yaitu sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi personalia. Misalnya berisi informasi gaji, ringkasan pajak, dan tunjangan-tunjangan hingga kineja pegawai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-1934372626671964020?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/1934372626671964020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/10/klafiksi-si-berdasarkan-fungsionalitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/1934372626671964020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/1934372626671964020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/10/klafiksi-si-berdasarkan-fungsionalitas.html' title='Klafiksi SI Berdasarkan Fungsionalitas Bisnis'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3922437390981509875.post-4998671576698177647</id><published>2009-10-03T20:59:00.007+07:00</published><updated>2009-10-06T18:42:50.759+07:00</updated><title type='text'>Harapan Setelah Jadi Sarjana IT</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Z&lt;/span&gt;aman modern seperti sekarang ini. Banyak teknologi-teknologi yang berkembang dengan pesatnya seakan tidak ada hentinya terutama di bidang IT. Dan secara sadar ataupun tidak masyarakat mengikuti perkembangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di indonesia itu sendiri, hampir semua masyarakatnya secara awam mengerti apa itu IT walaupun ada juga yang sama sekali tidak mengetahui sama sekali. Di lihat dari segi karir menjadi seorang profesional IT itu lumayan menjanjikan. &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Itu yang membuat &lt;/span&gt;saya ingin menjadi seorang tenaga ahli di bidang IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan saya setelah menjadi sarjana IT nanti, saya ingin berkerja sesuai dengan bidang keahlian saya ini. Dan sebisa mungkin mencoba menbuat usaha sendiri, karena kita tidak mungkin selamanya berkerja dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian harapan saya ini. Semoga kita semua bisa berhasil...&lt;br /&gt;Amin...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:webdings;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3922437390981509875-4998671576698177647?l=budi73.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://budi73.blogspot.com/feeds/4998671576698177647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/10/harapan-setelah-jadi-sarjana-it.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/4998671576698177647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3922437390981509875/posts/default/4998671576698177647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://budi73.blogspot.com/2009/10/harapan-setelah-jadi-sarjana-it.html' title='Harapan Setelah Jadi Sarjana IT'/><author><name>Budi Haryanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11290836045744235780</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_ewJektNOoq4/Sq2aTz3zuKI/AAAAAAAAAA4/1OBynIzY6KM/S220/Kren+ga_edited.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
