Jumat, 16 Oktober 2009

Klafiksi SI Berdasarkan Fungsionalitas Bisnis

Istilah sistem dapat kita defenisikan sebagai kumpulan dari sejumlah elemen-elemen penyusun sistem yang terkait dan terintegrasi satu sama lain, yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem yang dimaksudkan di sini, bukanlah merupakan sistem yang hanya terdiri atas satu modul tunggal saja. Sistem umumnya tersusun atas sejumlah sistem-sistem atau modul-modul yang lebih kecil, yang kita kenal dengan sebutan subsistem. Contohnya, sistem informasi perusahaan, terdiri atas beberapa subsistem seperti, sistem informasi akuntansi, sistem informasi pemasaran, sistem informasi personalia, dan sistem informasi produksi. Subsistem-subsistem yang menyusun sebuah sistem, memiliki batasannya masing-masing, namun tetap saling berinteraksi untuk mencapai satu tujuan yang sama. Interaksi yang menghubungkan antar subsistem yang satu dengan subsistem yang lain disebut antarmuka subsistem (interface) atau penghubung sistem.

Informasi dapat diartikan sebagai suatu bentuk yang lebih berarti dan memiliki nilai, hasil dari pengolahan data melalui suatu proses tertentu. Data merupakan bahan mentah yang siap diolah menjadi informasi. Jadi, sistem informasi dapat kita artikan sebagai kumpulan dari pada sejumlah elemen-elemen yang siap untuk menerima data sebagai bahan mentah sistem, mengolah atau memproses data tersebut sedemikian rupa untuk nantinya menghasilkan informasi dan pengetahuan (knowledge) bagi pengguna sistem informasi tersebut. Sejumlah elemen-elemen, yang dimaksudkan di atas, yang terdapat dalam sistem, tentu saja saling terintegrasi satu dengan yang lainnya, dan masing-masing elemen memberikan manfaat tersendiri bagi tercapainya tujuan sistem informasi yang kita bentuk.

Ada beberapa elemen yang membentuk atau menyusun sebuah sistem, yaitu :
a. tujuan
b. masukan
c. keluaran
d. proses
e. mekanisme pengendalian
f. umpan balik

Semua elemen-elemen yang tersebut di atas nantinya akan terkait satu sama lain, menyusun sebuah sistem, yang akan berinteraksi dengan lingkungan dan memiliki batas tertentu, yang disebut sebagai batas sistem.

Sistem informasi fungsional yaitu sistem informasi yang ditujukan untuk memberikan informasi bagi kelompok orang yang berada pada bagian tertentu dalam sebuah perusahaan.

Beberapa sistem informasi menurut area fungsional yang umum digunakan dalam Bisnis adalah sebagai berikut:

1. Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi (Accounting Information System) merupakan sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi (departemen/bagian akuntansi). Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan. Sistem informasi ini merupakan sistem informasi yang paling banyak digunakan dalam bisnis.

2. Sistem Informasi Keuangan
Sistem informasi keuangan (Finance Information System) yaitu system informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan (departemen/bagian keuangan) yang menyangkut keuangan suatu perusahaan. Misalnya, berupa ringkasan arus kas (cash flow) dan informasi pembayaran. Sistem informasi ini digunakan oleh manajer yang berguna dalam pengambilan keputusan menyangkut persoalan keuangan perusahaan dan pengalokasian serta pengendalian sumber daya keuangan dalam perusahaan. Sistem ini berdasarkan pada data internal dan juga sumber eksternal.

3. Sistem Informasi Manufaktur
Sistem informasi manufaktur (Manufacturing/Production Information System) yaitu sistem informasi yang bekerjasama dengan sistem informasi lain yang mendukung manajemen perusahaan (baik dalam hal perencanaan maupun pengendalian) dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Misalnya berupa bahan mentah, profil vendor baru, dan jadwal produksi.

4. Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran (Marketing Information System atau MKIS) yaitu system informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran. Misalnya berupa ringkasan penjualan.
Sistem ini mendukung keputusan yang berkaitan dengan pembauran pemasaran (marketing mix) yang mencakup:
a. Produk (barang atau jasa) yang perlu ditawarkan.
b. Tempat yang menjadi sasaran pemasaran.
c. Promosi yang perlu dilakukan. d. Harga produk.

5. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Sistem informasi sumber daya manusia (Human Resource Information System atau HRIS) yaitu sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi personalia. Misalnya berisi informasi gaji, ringkasan pajak, dan tunjangan-tunjangan hingga kineja pegawai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar